judul: “kurang ajar”
baru tadi kulihat,
sebatalion kata-kata,
yang membuatku mengusap dada
baru tadi kurasakan,
mungkin suatu cobaan,
yang membuatku berpikir,
kenapa manusia hanya bisa membuat manusia lain menderita
bridge
mungkin memang,
penderitaan ku belum sebanding dengan
penderitaan orang-orang yang ada di situasi perang
mungkin memang,
diriku tak setinggi pandang,
hanya pantas sebatas kedip
reff
ooooh,
manusia sekarang,
berlaku tanpa berpikir,
bikin repot doang
ooooh,
orang-orang sekarang,
tak tahu malu,
kurang ajar dengan orang tua mereka sendiri,
benar-benar memalukan,
lebih rendah dari orang utan
semua ini,
membuatku muak,
membuatku jijik,
semua ini,
membuatku ingin pergi,
kabur dari sini
disini, penuh dengan orang gila, orang-orang stres
tapi diriku baru sadar,
aku sedang puasa,
ku tak boleh menghina sesama manusia
lalu ku bertanya,
kalau tidak sedang puasa,
bolehkah ku memaki
lalu ku berpikir,
kalau hari biasa daku tetap menghina,
itu artinya ku sama rendahnya dengan mereka,
manusia yang lebih rendah dari cecurut
bridge
reff


0 komentar:
Posting Komentar